Jumat, 16 Maret 2012

SMPN 8 Bandar Lampung: Sarpras Kurang, Kualitas tak Kalah

BERDIRINYA sekolah yang satu ini diawali dengan menjadi sebuah SMP Negeri di wilayah Kecamatan Kedaton Bandarlampung, tepatnya pada 27 Februari 1968 yang berlokasi di Jalan Suci Kedaton Kodya Bandarlampung.Waktu itu masih merupakan cabang atau filial dari SMP Negeri 3 Tanjungkarang Bandarlampung yang berada di Kampung Sawah Bandarlampung. Sejak tahun 1978, telah dibangun gedung baru yang berada di Jalan Untung Suropati Labuhan Ratu Kecamatan Kedaton Kodya Bandarlampung.
    Setelah dibangun gedung baru tersebut, maka dengan SK Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No 0198/O/1978, tanggal 13 September 1978 sekolah ini disahkan menjadi Sekolah Menengah Tingkat Pertama (SMTP) Negeri 1 Kedaton, sehingga yang sebelumnya merupakan cabang dari SMP Negeri 3 Tanjungkarang Bandarlampung kini telah berdiri sendiri dan berhak mengadakan ujian akhir sendiri sampai sekarang.

    SMPN 8 Bandarlampung terletak di daerah yang mulai padat penduduknya yaitu berlokasi di Jalan Untung Suropati Gang Bumimanti No 16 Kampungbaru Kedaton Bandarlampung.
    Secara fisik, SMPN 8 Bandarlampung mempunyai fasilitas yang relatif sudah memadai seperti gedung sekolah memiliki 22 ruang kelas, ruang guru, ruang kepala sekolah, ruang wakil kepala sekolah, ruang bimbingan konseling, ruang koperasi, ruang OSIS, ruang UKS, musola, ruang perpustakaan, kamar kecil, lapangan upacara, kantin, tempat parkir, ruang laboratorium IPA, bahasa, komputer, dan beberapa fasilitas olahraga.
    Menurut Kepala SMPN 8 Bandarlampung Sudjasman SH, saat ini sekolah ini termasuk salah satu yang sekolah diminati dan jumlah lulusan yang ada di sekolah ini hampir semuanya lulus dengan nilai yang baik.
    ”Hanya saja sekolah kami saat ini sedang menuju rintisan sekolah standar nasional (RSSN). Tapi banyak kendala yang ada seperti sarana dan prasarana (sarpras) sekolah yang kurang memadai. Selain itu juga bangunan sekolah sudah cukup tua,” jelas dia.
    Dikatakan, kualitas siswa yang ada sekolah ini memang tak kalah bila bersaing dengan sekolah-sekolah lain. Walau sarpras tidak selengkap sekolah lain namun sekolah ini terus menunjukan prestasi yang cukup baik bagi anak didik yang ada.
    ”Sebagai kepala sekolah saya selalu menekankan kepada guru untuk terus meningkatkan kemampuan mereka dalam pembinaan anak dengan meningkatkan kualitas mereka sebagai guru,” jelas dia.
    Sekolah ini saat ini terus meningkatkan kualitas guru yang ada dengan cara mengembangkan kemampuan guru tersebut dengan mengunakan informasi teknologi (IT) agar nantinya para guru tersebut dapat memberikan informasi dengan sangat cepat dengan mengunakan IT tersebut. (cr12)

http://radarlambar.co.id/berita-utama/67-sarpras-kurang-kualitas-tak-kalah

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar